Header Ads

Cara analisa teknical usdjpy tf h4 di tanggal 26 november 2019, 17:00


Disini saya melakukan sedikit analisa teknikal di market usdjpy, H4. Sebelum saya menjelaskan analisa yang saya lakukan kenapa roadmapnya bisa sell, saya hanya ingin sedikit memberitahukan bahwa teknik analisa bisa benar dan bisa salah, karena dasarnya analisa dilakukan untuk mendekatkan trader dengan market yang terjadi, sehingga trader bisa mengetahui kondisi di market seperti apa.

A. Bahan analisa
1. Osma (settingan default)
2. Fibo

B. Cara analisa
1. Untuk mengetahui R&S terkuat dalam beberapa hari, disini saya masuk ke tf mingguan, dan mencari titik R&S, setelah menemukannya
2. Saya masuk ke tf daily untuk melihat juga R&S disana, ini kita butuhkan sebagai acuan kita dalam trading.
3. Selanjutnya masuk ke tf lebih rendah atau tf kill zone tempat kita melakukan eksekusi yaitu tf h4, disini kita lebih detail dalam melakukan analisa untuk menemukan roadmap yang jelas dari marketnya.

Hal pertama yang saya lakukan untuk menganalisa market tf h4 setelah mengetahui R&S dari week dan daily, selanjutnya memasang indikator momentum, setelah itu menentukan kembali R&S di tf h4 untuk mengetahui secara jelas harga akan mengarah kemana, disini juga pastinya saya melihat harga masa lalu sebagai acuan harga yang akan terjadi.

Kemudian setelah itu, disini saya memasang fibo untuk melihat R&S dari fibo dan juga melihat market sekarang berada di point mana dari fibo. Kenapa saya menggunakan fibo dan banyak R&S untuk analisa? Karena ketika saya melihat harga di masa lalu sampai harga yang terjadi pergerakannya hanya membentuk sideway, harga hanya bergerak dari atas kebawah dan begitu sebaliknya, sehingga disini saya tidak bisa membuat garis trend untuk menentukan trend dari market usdjpy di tf h4.

C. Kenapa Op sell
Kenapa akhirnya disini saya memutuskan roadmap usdjpy tf h4 untuk sell, ada beberapa alasan yang akhirnya membuat saya untuk open sell.
1. Pada titik poin fibo market tidak bisa menembus poin 61,8, sementara tititk poin fibo 61,8 bisa dijadikan acuan untuk Op.
2. Saat harga keatas, harga tersebut tertolak kuat oleh resist key level sehingga harga turun kebawah.
3. Dilihat dari bentuk osma terdapat diagram buy yang menurun, yang artinya ada kemungkinan besar terjadi sell.
4. Yang lebih spesifik terdapat pola untuk melakukan entry pada candlestick.

Karena dari ke 4 alasan ini akhirnya saya berani menentukan roadmap sell, tapi perlu diingat. Disana ada R&S mayor, jadi bisa kemungkinan besar harga akan melakukan ritest terlebih dahulu baru turun.

D. Indikator tidak mendukung op sell
Ada satu indikator yang saya pakai tapi dari pergerakkannya tidak mendukung untuk melakukan sell, indikator ini adalah MA, bisa anda lihat, indikator ma baru saja menembus dari bawah ke atas, yang artinya market bullish.

E. Keputusan akhir
Tapi dari semua itu disini saya mengacu ke 4 hal yang mendukung sehingga roadmap yang terjadi adalah sell, disini saya mengikuti semua analisa yang mengatakan sell walau dari salah satu tidak mengatakan market sell. Jadi bila di ibaratkan, disini saya mengambil polling tertinggi, karena polling tertinggi sell, maka saya mengambil sell.

Seperti yang saya katakan diawal analisa bisa salah dan benar jadi tetap atur sistem trading anda dengan manajemen keuangan.



Bersambung...
Artikel ini masih berlanjut hingga final market profit atau lose.

Tidak ada komentar

Artikel update setiap hari senin, selasa, dan rabu jam 07.00 wib.

Silahkan berkomentar dengan sopan, Bila memiliki saran, kritik, dan juga request pembuatan artikel, Silahkan hubungi Admin melalui kontak saya.

Follow by Email

Diberdayakan oleh Blogger.