Waspada Penipuan Berkedok Investasi Emas di Indonesia sedang viral

emas
Makin banyak modus penipuan investasi yang sedang viral di Indonesia dan jangan sampai kalian kena di dalamnya.

Waspada Penipuan Berkedok Investasi Emas di Indonesia sedang viral- Sudah banyak penipuan di Indonesia berkedok investasi emas. Anda harus berhati-hati agar tidak tertipu oleh penipuan ini. 

 Investasi emas menawarkan keuntungan yang menjanjikan. Selain itu, investasi emas cukup mudah sehingga banyak diminati. Hal ini menyebabkan banyak orang mengeksploitasi investasi emas ini sebagai penipuan. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang menjadi korban penipuan ini dan mengalami kerugian ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Oleh karena itu, Anda harus selalu waspada dan lebih selektif dalam berinvestasi. 

 Serangkaian kasus penipuan berkedok investasi emas di Indonesia 

 1. Penipuan investasi emas di Serpong, Tangerang Selatan 

 Delapan orang menjadi korban penipuan investasi emas oleh Budi Hermanto, pemilik toko emas di Serpong, Tangerang Selatan. Nilai kerusakan mencapai Rp 53 miliar. 

 Penipuan investasi emas ini bermula saat korban mengetahui bahwa Bud memiliki bisnis jual beli emas pada tahun 2019. Korban pun tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Mereka pun mempercayakan emasnya kepada Bud dengan harapan mendapat untung dari bisnis ini. 

 Namun seiring berjalannya waktu, Budi gagal mengumpulkan simpanan wajib dari nasabahnya pada tahun 2021. Simpanan selanjutnya dari nasabahnya adalah sebesar Rp 53.201.175.000 miliar. Pelanggan Bud juga melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Budi Hermanto yang saat ini sedang diadili di Pengadilan Negeri Tangerang ternyata juga dijerat dalam kasus penipuan tersebut. 

  2. Rangkuman Penipuan Investasi Emas Kebun Emas Indonesia 

 Kasus CV Kebun Emas Indonesia sempat viral saat itu. Polres Surakarta menangkap dua investor emas pada Juli 2017. Kedua pegawai ini mengatasnamakan CV Kebun Emas Indonesia dalam seminar tersebut. Mereka menawarkan investor potensial investasi dalam obligasi emas, menarik keuntungan bulanan sebesar 5%. 

 Ada beberapa penipuan di Indonesia berkedok investasi emas. Anda harus berhati-hati agar tidak tertipu oleh penipuan ini. Korban yang seharusnya investor diminta menyetorkan uang yang nantinya akan digunakan untuk membayar bunga kepada investor lansia. Berdasarkan laporan yang ada, total korban penipuan sebanyak 61 orang dengan harta kekayaan Rp 2 miliar. 

 • Penipuan pertambangan emas Virgin Gold Mining Corporation 

 Penipuan tidak hanya terjadi di ruang investasi tambang emas, namun penipuan juga dilakukan dengan berkedok investasi tambang emas. Sebuah perusahaan bernama Virgin Gold Mining Corporation, atau VGMC, menawarkan investasi dalam saham pertambangan emas, menarik pengembalian 10-20% per bulan. 

 Pada 2013, seorang investor mengaku telah berinvestasi di perusahaan yang berbasis di London sejak 2010. Awalnya, investasi berjalan lancar di tahun pertama. Namun, pada 2012, masalah mulai muncul dan ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 2,5 miliar. Agen yang menawarkan investasi telah menghilang. Selain itu, korban juga tidak pernah mengetahui alamat sebenarnya dari kantor VGMC karena korban hanya bertemu dengan para agen di hotel-hotel berbintang. 

 • Penipuan investasi emas GTI Syariah 

 Penipuan berkedok investasi emas berikutnya adalah kasus PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS). Pada awalnya, perusahaan ini menggunakan emas. Namun, perusahaan ini kemudian menjadi perusahaan investasi syariah pada 2011 dan mendapat label halal MUI. 

 Dengan menjanjikan bunga tetap 4,5% per bulan, perusahaan ini memikat para korbannya. Menurut laporan terkini, aset klien yang berhasil diakuisisi mencapai Rp 10 triliun. 

 Perusahaan ini memberlakukan aturan investasi dengan meminta investor membayar seminggu kemudian sebelum mengirim emas. Sedangkan investor yang ingin menjual emas ke GTIS baru bisa membayar seminggu kemudian. 

 Nah itulah beberapa penipuan berkedok investasi emas di Indonesia. Beberapa kasus tersebut dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu waspada terhadap penipuan yang ada. Jangan mudah tergiur keuntungan besar dalam waktu singkat dan proses singkat.

Posting Komentar untuk "Waspada Penipuan Berkedok Investasi Emas di Indonesia sedang viral"